Mengelola Benda yang Dibuang melalui Bak Sampah Pilah

Ribuan ton sampah yang dibuang masing- masing hari di Bunda Kota, hendak memunculkan permasalahan bila tidak dikelola dengan baik. Mulai dari permasalahan area sampai permasalahan kesehatan, dapat timbul akibat sampah. Salah satu upaya yang dicoba Pemprov DKI Jakarta buat kurangi akibat kurang baik sampah merupakan dengan sediakan bak sampah pilah.

Kenapa Bak Sampah Pilah?

Bak sampah pilah alias tempat yang terpisah buat tiap- tiap tipe sampah bermanfaat buat pemrosesan sampah lebih lanjut. Tidak hanya itu, pembelahan sampah yang gampang membusuk dengan tipe sampah lain, bermanfaat supaya bau sampah tidak sangat menusuk. Pembelahan sampah yang beresiko pula berarti supaya tidak mencemari area ataupun membahayakan petugas pengangkut sampah.

Membuang di Bak Sampah Pilah tempat sampah fiber

Buat bak sampah pilah yang dibedakan jadi 3 tempat, umumnya hendak dibedakan dengan warna hijau, kuning, serta merah. Bak sampah bercorak hijau diperuntukan buat menampung tipe sampah yang gampang terurai. Misalnya daun, sisa santapan, serta bahan- bahan yang

gampang membusuk. Sampah tipe ini dapat diolah jadi kompos.

Bak sampah kuning diperuntukkan untuk sampah yang susah terurai semacam beberapa barang berbahan plastik, kaleng, ataupun kertas. Sampah yang dimasukkan ke bak bercorak kuning membolehkan buat didaur ulang. Metode ini dikira pas sehingga dapat kurangi beban area buat mengurai sampah- sampah tersebut.

Baca Juga : Pemotongan Laser Di Bawah Satu Atap

Bak sampah merah digunakan buat menampung sampah- sampah beresiko. Misalnya bahan- bahan kimia, pecahan kaca, bohlam lampu, ataupun beberapa barang yang gampang meledak semacam kaleng kemasan bertekanan besar. Sampah tipe ini butuh dibuang di tempat terpisah supaya tidak mencemari area serta membahayakan petugas yang bertugas mengelola sampah lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *